Cara Kerja Scaner

Scanner adalah suatu alat elektronik yang fungsinya mirip dengan mesin fotocopy. Mesin fotocopy hasilnya dapat langsung kamu lihat pada kertas sedangkan scanner hasilnya ditampilkan pada layar monitor komputer dahulu kemudian baru dapat dirubah dan di modifikasi sehingga tampilannya dan hasilnya menjadi bagus yang kemudian dapat disimpan sebagai file text, document, dan gambar. Bentuk dan ukuran scanner bermacam-macam, ada yang besarnya seukuran dengan kertas folio ada juga yang seukuran postcard.

Data yang telah diambil dengan scanner itu , bisa dimasukkan secara langsung ke semua aplikasi computer computer yang mengenali teks ASCII. Perbedaan tiap scanner dari berbagai merk terletak pada pemakaian teknologi dan resolusinya. Pemakaian teknologi misalnya penggunaan tombol-tombol digital dan teknik pencahayaan.

Cara Kerja Scanner
Ketika kamu menekan tombol mouse untuk scanning yang terjadi adalah
1. Penekanan tombol mouse dari computer menggerakkan pengendali kecepatan pada mesin scanner. Mesin yang terletak dalam scanner tersebut mengendalikan proses pengiriman ke unit scanning.
2. Kemudian unit scanning menempatkan proses pengiriman ke tempat atau jalur yang sesuai untuk langsung memulai scanning.
3. Nyala lampu yang terlihat pada scanner menandakan bahwa kegiatan scanning sudah mulai dilakukan.
4. Setelah nyala lampu sudah tidak ada, berarti proses scan sudah selesai dan hasilnya dapat dilihat pada layar monitor.
5. Apabila hsil atau tampilan teks/gambar ingin dirubah, kita dapat menggunakan software-software atau aplikasi yang ada. Misalnya dengan Photoshop, Adobe dan lain-lain.

Ada dua macam perbedaan scanner dalam memeriksa gambar yang berwarna yaitu:
1. Scanner yang hanya bisa satu kali mengscan warna dan menyimpan semua warna pada saat itu saja.
2. Scanner yang langsung bisa tiga kali digunakan untuk menyimpan beberapa warna. Warna-warna tersebut merah, hijau, dan biru.

Scanner yang disebut pertama lebih cepat dibandingkan dengan yang kedua, tetapi menjadi kurang bagus jika digunakan untuk reproduksi warna. Kebanyakan scanner digunakan pada 1 bit, 8 bit (256 warna), dan 24 bit (lebih dari 16 juta warna). Bila ingin hasil yang sangat baik maka gunakanlah scanner dengan bit yang besar agar resolusi warna lebih banyak dan bagus.


Baca Selengkapnya >>>

Agar Catridge Printer Awet dan Tahan Lama


Tips Agar Catridge Printer Awet dan Tahan Lama, kita akan belajar dulu tentang cara kerja dari head catridge.
Head : berfungsi untuk mengatur keluarnya tinta.
Catrdige :
berfungsi sebagai wadah tampungan tinta yg akan mengalir ke head.
Dalam hal ini, printer Canon dan HP sering mengabungkan keduanya yaitu head dan catridge menjadi 1 bagian. Sedangkan Epson sering memisahkan antara head dan Catridge.

Cara Kerja Head Catridge menurut kang Eko :

Ketika printer diperintah untuk ngeprint, maka akan diolah oleh board printer dan terakhir board printer akan mengirim perintah ke head untuk melakukan pencetakan. Head akan mengatur filamen pemanas yg ada di dalamnya untuk mengatur tinta mana yg harus dikeluarkan untuk sebuah gambar / tulisan. Jadi cara kerjanya adalah dengan pemanasan tinta, sehingga tinta menjadi encer dan mudah untuk di semprotkan keluar lewat jalur lubang yg sangat kecil (nozzle). Pemanasan yg berlebihan akan membuat catrid cepat panas, maka dalam hal ini tinta printer itu bertindak sebagai pendingin juga. jadi Fungsi tinta ini juga sebagai oli kalau dikendaraan bermotor dan sangat penting sekali, maka jangan sampai catridge dibiarkan kosong terlalu lama.
Pemanasan head yg berlebihan ini diakibatkan oleh :
1. Ngeprint dalam jumlah banyak dan tidak ada jeda / istirahatnya, atau
2. Tinta habis dan printer masih dipakai untuk ngeprint,

Itulah kenapa catrdige warna Canon atau HP sering banget rusaknya, karena :

1. Yg warna jarang digunakan, sehingga nozzle buntu karena tinta kering, dan akibatnya akan terjadi pemanasan berlebih akibat tidak ada pendingin yaitu tinta, karena tinta macet.
2. Tinta warna habis dan tidak di isi, maka akan terjadi pemanasan berlebih pada head dan akibatnya chip di head akan terbakar.
 Tips Agar Catridge Printer Awet dan Tahan Lama :
1. Jangan ngeprint dalam jumlah banyak secara langsung, tapi kasih istirahat tiap 10 lembar, kira2x 2-5 menit, apalagi kalau ngeprint kualitas foto, kasih istirahat lebih banyak.
2. Jangan biarkan tinta habis terlalu lama, lebih bagus lagi sebelum habis diisi tinta dulu.
3. Jangan mendiamkan printer (tidak dipakai ngeprint) lebih dari 5 -7 hari. Jadi tiap minggu minimal harus ngeprint sekali yg hitam dan warna (gunakan untuk ngeprint foto)
4. Jangan sering gonta-ganti merk tinta, karen keenceran masing-masing merk tinta berbeda dan ini sangat berpengaruh pada head printer.
5. Untuk printer Infus, pastikan tinta mengalir dengan lancar menuju ke catridge, jangan sampai tersumbat.
6. Jangan isi tinta terlalu penuh karena akan menyebabkan tinta tidak keluar bahkan head akan bocor akibat tekanan yg terlalu berat dari tinta, jika hal ini terjadi maka sedot ulang tinta tersebut dengan refill kit yang ada.
Mungkin itu kira-kira Tips Agar Catridge Printer Awet dan Tahan Lama
Baca Selengkapnya >>>

Berikut Beberapa Fitur yang terdapat di Photoshop CS6

  1. 1. Anda Dapat Mengubah Warna Tampilan Pada Photoshop Untuk Merubah tampilan pada Photoshop CS6 ini Anda tinggal menekan Shift+F1(untuk Memberikan Warna Lebih Gelap Pada Tampilan dan Shift+ F2 untuk memberikan Warna lebih terang. Keempat Warna Baru Pada tampilan Photoshop CS6 Anda dapat mengatur Warna Tampilan di dalam menu Preferences, (Menu Edit / Preferences / Interface) disana anda akan menumukan pengaturan secara manual, dan anda dapat memilih warna tampilan yang anda sukai. 
  2. Bagaimana Kita Dapat Menyimpan Hasil Kerja kita secara Otomatis. Seringakali di saat kita sedang memulai suatu pekerjaan dalam Program Photoshop, kadang kita mengalami masalah di saat kita sedang bekerja, tiba tiba program tersebut menjadi Crash atau eror. sehingga apa yang sudah kita buat menjadi hilang dan tidak tersimpan, dalam Photoshop CS6 Anda dapat melakukan setingga untuk membuat Photoshop CS6 ini dapat menyimpan secara otomatis setiap 5 menit sampai dengan 60 menit, sehingga Anda dapat menemukan kembali Pekerjaan yang telah anda buat pada terakhir kali sebelum Program Photoshop CS6 ini mengalami masalah. Bahkan kelebihan dari Photoshop CS6 ini dapat menyimpan File Sebesar apapun secara otomatis dalam waktu yang bersamaan di saat anda sedang bekerja, tanpa mengangu perkerjaan Anda sedikitpun Akan ada sebuah Bar yang muncul di saat Photoshop akan menyimpan suatu File yang sangat besar 
  3. Dalam Photoshop CS6 ini Anda dapat derngan mudah mencari Sebuah Layer di dalam 100 Layer yang Anda buat Seringkali waktu kikta terbuang hanya dengan mencari sebuah layer yang kita inginkan, tanpa kita sadari layer yang ada sudah mencapai ratusan, sehingga kita dibuatnya menjadi pusing. Tapi dalam Photoshop CS6 ini Anda tidak perlu lagi kuatir karena Anda tinggal mengaktifkan Filtering off, Anda cukup tekan di dekat bagian atas kanan palet. sehingga sekarang Anda tidap perlu lagi pusing atau sakit kepala, karena sekalipun anda bekerja di dalam layer yang sangat banyak, Anda akan dengan mudah menemukannya tanpa membuang waktu Anda 
  4. Mengedit beberapa Layer Kapanpun Anda inginkan Photoshop CS6 sudah mengalami beberapa perbaikan dan bahkan menambahkan beberapa perangkat tambahan, sehingga Anda dapat mengedit beberapa Layer pada suatu waktu. Pertama-tama anda dapat menekan Ctrl + J untuk Menduplikasi beberapa layer hotkey. Anda juga dapat membuat mode blending, mode penguncian, Opacity dan memberikan label warna pada setial layer kapanpun Anda inginkan. 
  5. Perbaikan pada Tool Magic Wand Sebelumnya, banyak pengguna Photoshop tidak tau kenapa Tool magig wand tidak dapat bekerja seperti yang mereka inginkan, di karenakan masih ada bug apabila anda mengubah pengaturan ukuran sampel pada alat pipet Anda, ssehingga kita tidak dapat mengubah ukuran Magic Wand Tool kita, dalam hal ini Photoshop CS6 sudah memperbaiki Fitur ini sehingga Anda dapat menemukan beberapa sampel ukuran yang ada pada Option Bar Magic Wand. 
  6. Membuat Selesksi lebih baik Dalam Photoshop CS6 untuk mendeteksi Wajah dan warna kulit sudah menjadi lebih baik, hanya dengan mengatur mode untuk Kulit berwarna itu sudah dapat medeteksi wajah dari kulit tersebut, fitur ini sudah mnejadi cukup baik dalam photoshop CS6 ini 
  7. Dengan menggunakan Alat Crop Baru Crop Di CS6 ini memang bisa sedikit membigungkan ketika Anda pertama kali menggunakannya. Adobe mengambil alat Crop lightroom dan memasukannya ke dalam Photoshop. Pertama-tama, Secara otomatis Anda akan di berikan pilihan, dan Anda tinggal memilih Alat Crop mana yang Harus Anda gunakan sesuai dengan keperluan Crop Di CS6 Alat Crop baru ini menunjukan tampilan dan background Anda, Jika Anda bertujuan untuk memperluas area tanaman melampaui batas-batas gambar Anda. Anda dapat menekan tombol O untuk anda dapat mengunakan Fitur Crop ini Yang baru dari fitu Crop ini yaitu Anda dapat memotong gambar Anda secara Non-destruktif, sehingga Anda dapat memperluas Crop Anda di lain waktu, jika Anda ingin menonaktifkan Fitur ini, Anda tinggal menonaktifkan tanda centang "Delete Cropped Pixels" pada bar. Delete Cropped Pixels Alat ini hanya bekerja bila Anda tidak memakainya pada text. 
  8. Eyedrooper alat perangkat tambahan Mode sampel baru untuk alat Eyedrooper memungkinkan Anda mengabaikan peyesuaian lapisan dan sampel dari lapisan saat ini dan di bawah ini, juga ukuran sampel mengalami perubahan ukuran tanpa mempengaruhi Magic tool. Mode pengambilan sampel baru 
  9. Menggunakan Patch Tool pada Content-Aware Mode Tool Patch ini bukanlah Tool baru tetapi dalam mode Content Aware Tool ini bekerja lebbih baik untuk menghapus objek dan memilih area untuk menduplikat background . dangan mode Content Aware, Anda dapat menentukan area yang mana saja yang mendapatkan duplikat sehingga pemindahan objek ke area tertentu menjadi lebih baik. Anda dapat mengubah/memilih mode Path di bagian Bar. 
  10. Mengunakan Tool Content Aware memungkinkan Anda untuk memindahkan dan mempluas Objek dengan mudah Move Tool Content Aware memungkinkan Anda memindahkan Objek dengan mudah, Tool ini bekerja disaat kita mengerakan benda dalam Background yang sederhana tetapi Tool ini tidak dapat bekerja dengan sempurna Apabila Backgroundnya lebih Rumit seperti Contoh di bawah ini. Move Tool Content Aware Mengunakan Move Tool Content Aware Hasil dari mengunakan Content Aware Photoshop melakukan sebagian besar pekerjaan dalam bentuk Klon atau diplikat dengan menyempurnahkan atau memperbaiki gambar seperti yang ada di bawah ini. Mengubah pengaturan Adaptation Apabila tidak mendapatkan hasil yang lebih baik. coba sesuaikan Tingkat level dari Adaptation tersebut. Mengubah Mode dari pindah ke Perluas bahkan sekarang anda dapat memperpanjang objek. untuk menggunakannya cukup membuat pilihan pada objek kemudian tarik untuk memperpanjang Objek Beralih ke Mode Extend 
  11. Menggunakan Brush Tool yang di perbaharui Seorang Pelukis Digital selalu menyukai apa bila ada Brush Tool yang baru, Photoshop CS6 memperkenalkan dua fitur baru yaitu erodible tip and airbrush tip. Pengaturan kuas Erodible membiarkan Anda menarik garis dengan ujun yang mengikis seperti krayon (dari tipis ke garis tebal). ini lha yang memungkinkan Anda membuat lukisan yang terlihat lebih realistis. Tips airbrush harus di gunakan bukan dengan mouse tapi dengan pen tablet, karena pen tablet memungkinkan Anda mengunakannya seperti kita mengunakan airbrush - untuk mengunakannya kita harus menekannya lebih keras untuk membuat garis tipis atau ringan untuk garis tebal. Hal ini juga dapat mendeteksi sudut pena Anda untuk mengontrol arah semprotan. Anda akan membutuhkan sebuah tablet dengan sensitivitas yang tinggi untuk Fitur ini dapa bekerja dengan baik. Tool Brush sendiri telah diperbaiki dengan ukuran kuas masimal 5000px dan di dukung oleh berbagai macam kursor. Dengan dukungan berbagai macam kursor ini memungkinkan Anda mengubah ukuran dengan berbagai macam kuas hanya dengan menyeret mouse anda. Jika Anda menggunakan Tool Erodible, Amda harus menetapkan Hotkey untuk mempertajam ujungnya, Caranya Anda dapat ke menu Edit> Alat ini terletak dibagian paling bawah dari daftar tools. Pengaturan Airbrush Untuk meninjau sebuatu Brush, Anda dapat tahan tombol ALt/Optian lalu ke kanan setelah itu tarik dimana saja dalam lebar kerja anda untuk membuka pengaturan Brush Anda. 
  12. Menggunakan Gradient Apakah Anda pernah memakai Tool Gradient , Anda akan melihat dan menyukai untuk Skala baru yang memungkinkan anda untuk mengatur skala hingga 1000% (sebelumnya hanya dampai dengan 150%) Skala Gradient naik menjadi 1000% dari sebelumnya 150% di CS5 
  13. Menggunakan Fitur Text Yang Baru Ada begitu banyak Fitur dengan Type Tool bahwa Photosshop CS6 sekarang memiliki Menu Jenis baru. Salah satu fitur yang sangat di cintai oleh desaigner yaitu Lorem Ipsum. Lorem Ipsum berguna untuk memberikan kepada Anda text secara Acak tanpa anda harus mengetik. Bahkan Anda dapat membuat sendiri Palet dengan karakter yang baru dalam firutr ini. Open Type kini dibangun ke dalam palet karakter, Dalam CS5 ini yang tersembunyi di dalam menu Flyout Gunakan karakter baru untuk membuat text dan preset paragraf. Gaya Pilihan karakter Besar Huruf Anda dapat mengubah ukuran preview Font dengan pergi ke Type > Font Preview Size menu. 
  14. Membuat adjustments dengan Adjustments and Properties palettes Dalam Photosshop CS5, Anda akan mengubah pengaturan dalam Adjustments panel . Sedangkan dalam CS6 memiliki panel baru untuk Properties yang di sebut (Window > Properties). Di dalam panel Properties merupakan tab Masking baru dimana Anda dapat menyesuaikan Layer mask Fitur Yang terbaru dalam CS6 juga dapat meningkatkan Brightness dan Contrast dab pengaturannya dapat dilakukan secara otomatis Ada tombol Auto baru dalam Brightness dan Contrast, sehingga Tingkat dan penyesuaian Curves dapat bekerja secara berbeda.Sebelumnya untuk untuk menyesuaikan Contrast Anda akan di bawa ke untuk menyesuaikannya ke bagian warna merah , hijau dan biru. Dalam Photoshop CS6 itu. Brightness dan Contrast dan warna yang dihasilan lebih stabil. dan juga lebih mudah untuk melakukan penyesuaian setelah itu Anda dapat memodifikasi titik hitam dan putih tanpa harus pergi ke setiap warna Perbandingan nya di CS6 untuk Brightness dan Contrast yaitu meningkatkan Brightness dan Contrast secara Otomatis dan menghasilkan warna yang lebih stabil auto adjustment yang baru dan dilakukan secara algoritma dalam CS6 
  15. Warna Baru pada Lookup Adjustment? Photoshop CS6 memiliki Adjustment Baru yang dapat di terapkan pada Foto kesayangan Anda, dan ini salah satu yang sangat di sukain oleh Photograper. Adjustment Color Baru ini dapat Anda terapkan pada untuk mensimulasikan warna Film, Monitor dan perangkat lainnya. Hal ini terlihat cukup teknis pada pandangan pertama tetapi ketika Anda kilk pada menu drop-down, Anda akan menemukan bahwa Photoshop cs6 ini di lengkapi dengan preset warna yang dapat dengan mudah di gunakan . Color Lookup Adjustment Photoshop CS6 memiliki ini built preset dalam dan sekarang Anda bisa mendapatkan warna retro ini dengan hanya satu lapisan Adjustment. 3 Jalur Teknic perbandingan Warna Photoshop CS6 ini dilengkapi dengan 32 profil warna Looup dan kelebihannya Anda sendiri menabahkannya bahkan lebih banyak lagi. 
  16. Mengedit File RAW di kamera baru Phothosshop CS6 menggunakan Kamera RAW yang sama yang dapat kita temukan di 4 Lightroom dan tentunya sekrang dapat bekerja menjadi lebih baik. Ada sebuat proses yang baru untuk mengatur gambar yang lebih masuk akal, dan Anda hanya memprosesnya dari atas ke bawah. Adjustment juga memberikan hasil yang lebih baik dan lebih banyak ruang untuk memulihkan sebuah Gambar Camera RAW 7 VS 6.5 Alur kerja baru ini memungkinkan Anda bekerja dari atas ke bawah, dan yang perlu Anda ketahui bahwa nilai-nilainya semua selalu di mulai dengan 0. Penyesuaian Camera RAW 6.5 VS 7 secara Otomatis Camera RAW 7 melakukan penyesuain otomatis secara signifikan dan penyesuainnya bekerja lebihbaik dari pada RAW 6.5 
  17. Memperbaiki Sudut lebar sebuah Foto dengan Filter Wide Angle terbaru. Photografer sekarang memiliki kontrol atas Foto mereka dengan filter baru yang dapat mengoreksi distorsi. Pertama ia dapat bekerja sebagai Smart Filter yang berarti Anda dapat mengubah lapisan Anda menjadi Smart Object, dan Anda dapat memakai Filter dan kemudian kembali untuk mengeditnya setiap saat bahwa dengan mengoreksi distorsi dapat dilakukan dengan mudah dan cepat. Cukup menarik garis lurus di atas Objek dan Photoshop secara otomatis akan memperbaiki Photo kita. Jika Anda membuat panorama dari beberapa foto dengan Photoshop, Anda dapat menggunakan opsi koreksi Panorama yang dirancang untuk memperbaiki lengkungan di photo panorama kita. Anda dapat menciptakan panorama dengan stitch tool Photoshop dan Anda akan melihat hasilnya - Photoshop CS6 tidak menyerankan Anda untuk membuka file panorama dalam bentuk JPEG, karena File tersebut tidak akan bekerja dalam Proses ini. Menggunakan Adaptive Wide Angle filter Cukup menarik garis untuk meluruskan tepi. Tahan tombol Shift untuk membuat tepi yang sempurna secara horisontal atau vertikal. Sebelum dan sesudah koreksi dari perspektif dan distorsi dengan Adaptive Wide Angle filter Filter ini bekerja baik untuk memperbaiki foto-ultra wide angle. Garis miring dan melengkung diluruskan dalam waktu kurang dari 1 menit. Hal ini juga tetap menghasilkan gambar yang perspektif. 
  18. Menggunakan Liquify tool pada gambar dengan ukuran besar. Cukup banyak orang yang mengunakan Liquify tool untuk Photo yang mereka hasilkan. Sekarang di CS6, Anda dapat mengubah gambar dengan tidak ketinggalan 1 pun detail pun dari Photo Anda. Hal ini dimungkinkan dengan Engine Graphics baru Merkurius yang menggunakan GPU dapat melakukan pekerjaan tersebut. Anda bahkan dapat mengedit menggunakan ukuran maksimal dengan mengunakan new max brush dari 15.000 piksel (naik dari 1500 piksel) tanpa lag. Liquify Tool di Photoshop CS6 Peningkatan kinerja dan ukuran brush yang lebih besar membuatnya lebih mudah untuk mengubah resolusi tinggi sebuah Photo. Sebelum dan sesudah perbandingan menggunakan Liquify Tool sehingga menjadi melengkung. Menggunakan ukuran brush yang lebih besar, Anda dapat membuat Photo Anda melengkung pada resolusi yang tinggi pada sebuah foto. 
  19. Mengubah foto menjadi lukisan minyak dalam hitungan detik. Filter ini sangat artistik sehingga memungkinkan Anda dengan mudah mengubah foto menjadi lukisan minyak. Sayangnya, Filter ini mempunyai masalah yang sama seperti banyak filter artistik pada umumnya, Itu berarti bahwa jika Anda bekerja pada sebuah foto dalam ukuran resolusi yang tinggi, Anda mungkin tidak akan mendapatkan efek yang cukup kuat. Satu-satunya cara adalah menurunkan resolusi Photo Anda, Setelah Proses Selesai, baru kemudian Anda memperbesar kembali resolusi tersebut. Sebelum dan sesudah perbandingan menggunakan filter Cat Minyak (Oil Paintings) Mengubah foto ke lukisan minyak dalam hitungan detik. Photoshop CS6 Filter Cat Minyak (Oil Paintings) Filter Cat Minyak (Oil Paintings) Diagram pengaturan Filter Cat Minyak (Oil Paintings) Pengaturan Anda dapat di sesuaikan untuk mendapatkan hasil tampilan yang Anda suka. 
  20. Selective blurring dengan Field Blur, Iris Blur, dan Tilt-Shift Tool Selective blurring menjadi populer pada beberapa tahun terakhir ini dan Photoshop CS6 kali ini membuat tool ini menjadi lebih baik. sehingga membuat kita menjadi lebih mudah untuk melakukan Selective blurring . Tapi sayangnya, filter ini tidak tersedia sebagai Smart Filter yang berarti Anda tidak dapat kembali dan mengedit pengaturan di lain waktu. Filters Blur baru Filter ini dapat anda temukan didalam menu Filter Blur>.
Baca Selengkapnya >>>

Action Script Pada Flash

ActionScript merupakan bahasa scripting yang terdapat di dalam program Flash. Tujuan penggunaan ActionScript ialah untuk mempermudah pembangunan suatu aplikasi atau animasi. Biasanya semakin kompleks animasi pada Flash, maka akan semakin banyak memakan frame. Dengan ActionScript, penggunaan frame tersebut dapat dikurangi, bahkan dapat membuat animasi yang kompleks hanya dengan satu frame saja (Pranowo, 2011: 11). ActionScript juga merupakan sebuah kumpulan dari action, function, event, dan event handler yang memungkinkan untuk dikembangkan oleh para developer untuk membuat Flash movie atau animasi yang lebih kompleks dan lebih interaktif. Selain itu ActionScript juga dapat mengubah kebiasaan linier pada Flash. Sebuah ActionScript dapat menghentikan sebuah movie atau animasi di frame tertentu lalu berulang ke frame sebelumnya atau frame mana saja tergantung masukan yang diberikan oleh user (Sunyoto, 2010: 9).
Bahasa ActionScript pada Flash hingga saat ini telah mengalami perkembangan dari versi 1, versi 2, dan versi 3. Pranowo (2011: 13-14) menjelaskan bahwa bahasa ActionScript awalnya berasal dari ActionScript 1.0 yang dirilis pertama kali pada tahun 2000 di Macromedia Flash 5 (saat Macromedia belum diakuisisi oleh Adobe) yang merupakan pengembangan dari Action di Macromedia Flash 4 dan masih digunakan hingga Flash MX atau Flash 6. Bahasa scripting ini berisi semua kode dan perintah lainnya yang berbasis web pengembang bahasa, seperti Macromedia Director Lingo dan Sun Java. Namun kecepatan dan kekuatannya sangat pendek.
Pada Macromedia Flash MX 2004 atau yang dikenal juga sebagai Flash 7 dirilis ActionScript 2.0. Versi ini tetap digunakan hingga Macromedia Flash 8. Kelebihan ActionScript 2.0 dibandingkan dengan ActionScript 1.0 ialah memiliki kemampuan compile time checking, strict-typing pada variabel, dan class-based syntax. ActionScript 2.0 juga didasarkan pada ECMA Script yang merupakan standar untuk bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh Asosiasi Produsen Komputer Eropa. ECMA Script juga merupakan dasar yang digunakan oleh JavaScript (Pranowo, 2011: 14).
ActionScript 3.0 baru mulai digunakan pada Adobe Flash CS3 atau Flash 9 hingga yang paling terbaru adalah Adobe Flash CS5. ActionScript 3.0 ini merupakan restrukturisasi fundamental dari model pemrograman sebelumnya. Penggunaannya yang luas terutama dalam pengembangan Rich Internet Application (RIA) dengan hadirnya Flex yang menawarkan hal serupa dengan AJAX, JavaFX, dan Microsoft Silverlight. Flex memungkinkan pengembang untuk membangun suatu aplikasi yang membutuhkan Flash Player. Namun Flash juga menawarkan interface yang lebih visual untuk mengembangkan aplikasi sehingga lebih cocok untuk membangun aplikasi game (Pranowo, 2011: 13).
B.  FUNGSI DASAR ACTIONSCRIPT
Pada Flash, ActionScript memiliki beberapa fungsi dasar, antara lain (Sunyoto, 2010: 9-10):
1. Animation
Animasi yang sederhana memang tidak membutuhkan ActionScript. Namun untuk animasi yang kompleks, ActionScript akan sangat membantu. Sebagai contoh, animasi bola yang memantul di tanah yang mengikuti hukum fisika akan membutuhkan ratusan frame. Namun dengan menggunakan ActionScript, animasi tersebut dapat dibuat hanya dalam satu frame.
2. Navigasi
Pergerakan animasi pada Flash secara default bergerak ke depan dari satu frame ke frame lainnya hingga selesai. Namun dengan ActionScript, jalannya animasi dapat dikontrol untuk berhenti di suatu frame dan berpindah ke sembarang frame sesuai dengan pilihan dari user.
3. User Input
ActionScript dapat digunakan untuk menerima suatu masukan dari user yang kemudian informasi tersebut dikirimkan kepada server untuk diolah. Dengan kemampuan ini, ActionScript dapat digunakan untuk membangun suatu aplikasi web berbasis Flash.
4. Memperoleh Data
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, ActionScript dapat melakukan interaksi dengan server. Dengan demikian kita dapat meng-update informasi lalu menampilkannya kepada user.
5. Kalkulasi
ActionScript dapat melakukan kalkulasi, misalnya seperti yang diterapkan pada aplikasi shoping chart.
6. Grafik
ActionScript dapat mengubah ukuran sebuah grafik, sudut rotasi, warna movie clip dalam movie, serta dapat menduplikasi dan menghapus suatu item dari screen.
7. Mengenali Environment
ActionScript dapat mengambil nilai waktu dari sistem yang digunakan oleh user.
8. Memutar Musik
Selain animasi yang berupaka gerakan, pada program Flash juga dapat diinputkan sebuah musik sehingga animasi yang dihasilkan menjadi lebih menarik. Pada hal ini, ActionScript dapat digunakan untuk mengontrol balance dan volume dari musik tersebut.
C.  JENIS-JENIS ACTION SCRIPT
Anggra (2008: 55-57) membagi ActionScript menjadi 3 jenis berdasarkan letaknya. Jenis-jenis ActionScript tersebut ialah:
1. FrameScript
FrameScript merupakan ActionScript yang diletakkan pada frame. FrameScript tidak memiliki aturan tertentu dalam penulisannya. Namun yang perlu diperhatikan ialah penulisan FrameScript ini hanya bisa dilakukan di keyframe atau blank keyframe yang terdapat pada timeline. Ciri-ciri keyframe atau blank keyframe yang telah diberikan ActionScript ialah adanya tanda berupa huruf ‘a‘ kecil.
2. MovieScript
MovieScript merupakan ActionScript yang diletakkan pada movie clip. Aturan penulisan syntax MovieScript ialah sebagai berikut:
onClipEvent(event){
    baris statement atau perintah;
}
Ada beberapa jenis event yang dapat digunakan pada MovieScript, antara lain load, enterFrame, unLoad, MouseUp, MouseDown, KeyDown, KeyUp, dan Data.
         ActionScript pada Button
Selain dapat diletakkan pada frame dan movie clip, ActionScript dapat pula diletakan pada objek button. Aturan penulisan syntax untuk ActionScript pada button ialah sebagai berikut:
on(event){
    baris statement atau perintah;
}
Event untuk ActionScript pada button antara lain press, release, rollOver, rollOut, dragOver, dragOut, dan Keypress.
D.  KOMPONEN ACTIONSCRIPT
ActionScript seperti halnya bahasa pemrograman yang lain memiliki beberapa komponen penyusun. Pranowo (2011: 59-62) menjelaskan beberapa komponen tersebut antara lain:
1. Komentar
Komentar merupakan bagian program yang tidak akan diproses atau dijalankan oleh compiler. Penulisan komentar selalu didahului oleh tanda 2 buah garis miring (//).
Contoh:
// ini adalah sebuah komentar
2. Identifier
Identifier atau pengenal pada ActionScript bersifat case-sensitive yang berarti membedakan penggunaan huruf besar dan kecil. Selain menggunakan huruf, identifier juga dapat menggunakan angka atau underscore (_).
3. Variabel dan Konstanta
Variabel merupakan nama untuk sebuah lokasi penyimpanan. Variabel harus dideklarasikan dengan menyebutkan nama dan tipe data dari informasi yang akan disimpan. Sedangkan konstanta merupakan identifier yang serupa dengan variabel, namun digunakan untuk menyimpan nilai yang tidak dapat berubah.
Contoh:
var timing:Boolean = false;
4. Tipe Data
Jenis-jenis tipe data pada ActionScript antara lain sebagai berikut:
a.   Integer: berisi data semua bilangan bulat.
b.   Array: disebut juga data bertingkat atau data yang mengandung beberapa data lagi di dalamnya dan diindeks berdasarkan data numerik atau string.
c.   String: digunakan untuk menampung angka atau huruf.
d.   Boolean: tipe data yang hanya terdiri dari dua kemungkinan nilai, yaitu true (benar) atau false (salah).
e.   MovieClip: merupakan tipe data yang digunakan untuk mengontrol simbol movie clip dengan menggunakan method dari MovieClip Class.
f.     Null: tipe data yang tidak menyimpan suatu data apa pun atau kosong (null).
g.   Number: dapat mewakili integer maupun bilangan floating point.
h.   Object: tipe data yang digunakan untuk memberi definisi kepada suatu Objek Class.
i.     Undefined
j.     Void
Baca Selengkapnya >>>

Pencarian